Eja lalu ejalah wahai pembawa segala percakapan indah
Bacalah sinar mataku
Lihatlah dari segala pancarannya
Tiada garis selain kata ketulusan।
Bagaimana aku berbicara kepadamu
Tentang kesunyian
Pada dirimu segala keindahan terpancar
Menari-nari dalam lautan mimpi adalah segala beban hidup
Dan kenestapaan hilang seketika।
Bagaimana aku berbicara kepadamu
Tentang kegelisahan
Sedang dirimu mengajarkanku diam
Penuh inspirasi untuk suka dukamu
Diam bagimu
Bagiku adalah percakapan indah
Tatkala kau tersenyum
Kau tumpahkan segala yang menggelitik hatiku yang selalu merindu।
Eja dan ejalah
Akan kau dapati segala tentangmu
Sungguh keindahan bagiku
Eja lalu bacalah wahai pembawa segala percakapan indah
S e G a L a T e N t A n G m U s U n G g U h K e I n D a H a N B a G i K u
Bani Atsir dan Warisan Peradaban Ilmu
-
Halimi Zuhdy
Ada nama-nama besar dalam sejarah Islam yang sering kita dengar, tetapi
tidak selalu kita pahami secara utuh. Salah satunya adalah Ibnu Atsir,...
2 minggu yang lalu



0 komentar:
Posting Komentar